Suap-menyuap di kalangan masyarakat menengah kebawah


Pada hari ini terjadi kejadian yang mungkin banyak terjadi ditempat-tempat yang serupa yang sudah saya alami berulang-ulang kali. Saya membawa sepeda motor saya ke tempat servis resminya berlokasi lumayan jauh dari rumah saya. Memarkir, mendaftarkan nomor motor, dan menunggu hingga mendapat gilirannya. Saya memang datang agak siang sekitar pukul 10 WIB. Disana banyak papan-papan yang berisikan nomor kendaraan sedang mengantre sejak pagi hari. Dan akhirnya nomor motor saya termasuk kedalam antrean tersebut. Ternyata kursi antrean hampir terisi penuh oleh para pemilik motor-motor tersebut. Saya pun duduk sambil menikmati acara televisi yang dinyalakan sengaja untuk menghibur pengantre.

Waktu berlalu begiitu lama. Acara yang ditayangkan pada waktu itu terjadi berulang-ulang dengan berita yang serupa. Jam akhirnya menunjukan pukul 12 WIB. Namun, para pekerja yang menyervis melakukan tugasnya dengan begitu lambat, saya tidak tahu mengapa. Apakah itu sengaja untuk menghabiskan waktu atau ada hal lain. Jam istirahat untuk penyervis motor akhirnya datang. Mungkin ini sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh mereka untuk mengistirahatkan otot mereka yang mungkin menjadi penyebab lambatnya kerja mereka. Hal yang membosankan terjadi. Mereka berisirahat menhabiskan waktu lebih dari satu jam. Saya pun keluar untuk menghilangkan kejenuhan saya. Ketika kembali, motor saya belu juga disentuh oleh mereka, saya pun duduk diantrean awal melihat acara televisi kembali.

Ternyata masih ada juga orang yang baru datang membawa motornya. Mereka pun duduk menempati tempat duduk antrean yang disediakan. Jam menunjukan pukul 2 WIB, namun, motor saya belum juga mandapat panggilan. Dengan gelisah saya keluar kembali melihat situasi jalan yang ramai dan awan mendung menghampiri wilayah saya berada. Ahrirnya hujan pun turun dengan derasnya. Saya mencoba mengampiri tempat motor saya berteduh, melewati pinggiran-pinggiran ruko yang berjejer di pinggir jalan. Setelah sampai saya melakukan aktivitas yang sama yaitu menonton tv.

Sekarang jam menunjukan pukul 3 WIB. Masih belum juga mendapat giliran servis. Ketika saya lihat-lihat, memang para pekerja bekerja dengan lambat. Tiba-tiba hal yang membingungkan terjadi. Orang-orang yang datang setelah saya, ternyata sudah pulang satupersatu. Setelah saya menelaah lebih jauh, ada suatu tidak kejahatan yang terjadi. Mereka telah malakukan tidak suap-menyuap kepada para pekerja untuk mempercepat giliran motor mereka. Astagfirullahal adzim. Melihat kejadian tersebut, saya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala dan berfikir didalam hati. Mengapa mereka bisa melakukan hal tersebut???saya tidak tahu pasti. Sebenarnya saya juga bisa melakukan hal demikian. Namun, saya berpikir lebih jauh lagi, hal tersebut sangat berdosa didalam islam, saya pun takut akibatnya kelak diakhirat sana. Dosanya sangat besar. Allah Swt. Maha mengetahui sesuatu, Maha melihat, dan Maha mendengar.

Siapakah yang berdosa diantara mereka?apakah yang menyuap, atau yang disuap, atau kedua-duanya?saya juga tidak tahu pastinya. Hanya Allah Swt. yang Maha tahu. Allah Swt. juga yang memberikan balasannya kelak diakhir zaman.

Waktupun menunjukan pukul 4.30 WIB. Akhirnya, setelah para pengantre keluar satuper satu, motor saya pun masuk juga ke dalam ruang servis motor untuk diservis. Dan itu membuat hati saya sedikit lebih rileks setelah melihat berbagai macam kejadian yang membingungkan. Setelah servis selesai, saya membayar biaya servis ke kasir seperti biasa. Dengan hati yang masih heran, saya pulang kerumah ketika matahari mulai condong kebarat. Dan berharap hal yang demikian menjadi hal yang tidak wajar dilakukan siapapun tak terkecuali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: